KKN ITERA di Desa Pasuruan Garap Pengelolaan Sampah dan Pemetaan Potensi Desa

Lampung Selatan – Sebanyak 26 mahasiswa Institut Teknologi Sumatera ITERA melaksanakan Kuliah Kerja Nyata KKN Tematik di Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, selama 14 hari. Kegiatan dimulai 30 Juni 2026 dan berakhir pertengahan Juli 2026.

KKN Tematik dipimpin Jhontua Runggu Matius Sitanggang, mahasiswa Teknik Geomatika ITERA. Selama di Desa Pasuruan, kelompok ini menjalankan tiga program utama yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

Tiga Program Unggulan KKN ITERA
1. Rocket Stove : Pembuatan tungku pembakaran sampah minim asap untuk pengelolaan sampah kering rumah tangga.
2. Arang Briket : Pemanfaatan sekam padi menjadi arang briket sebagai nilai tambah limbah pertanian.
3. Pemetaan Desa : Penyusunan peta potensi desa sebagai data pendukung perencanaan pembangunan.

Ditemui di sela kegiatan pembuatan rocket stove di halaman Kantor Desa Pasuruan, Jumat 3/7/2026, Ketua Kelompok KKN Jhontua mengatakan seluruh program dirancang memberi manfaat langsung bagi warga.

“Harapan kami, program ini bermanfaat bagi Desa Pasuruan, khususnya membantu masyarakat mengelola sampah kering dengan teknologi rocket stove yang lebih ramah lingkungan dan minim asap,” ujarnya.

Selain itu, pembuatan arang briket dari sekam padi diharapkan mengurangi limbah pertanian. Sementara peta potensi desa dapat menjadi acuan pemerintah desa dalam merencanakan pembangunan ke depan.

Disambut Baik Pemerintah Desa
Kepala Desa Pasuruan, Sumali, mengapresiasi kehadiran mahasiswa ITERA. Tahun ini desanya menerima 26 mahasiswa KKN dari ITERA.

“Kami sangat menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN dari berbagai perguruan tinggi di Lampung. Harapannya, ilmu yang dimiliki mahasiswa bisa diterapkan untuk masyarakat sehingga memberi manfaat nyata bagi desa,” kata Sumali.

Sumali menambahkan, Desa Pasuruan rutin menjadi lokasi KKN. Kehadiran mahasiswa dinilai membawa inovasi, pendampingan, dan solusi atas persoalan yang dihadapi warga.

Melalui KKN Tematik ini, mahasiswa ITERA diharapkan tidak hanya mengaplikasikan ilmu di bangku kuliah, tetapi juga mendorong inovasi sederhana yang berdampak pada kualitas lingkungan, pengelolaan sumber daya lokal, dan pembangunan Desa Pasuruan yang berkelanjutan. (*)