Lampung Selatan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) di Desa Waymuli, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, memiliki 15 program kerja yang dibagi menjadi 2 bagian, yaitu program kerja kelompok dan program kerja mandiri. Hal tersebut disampaikan saat pemaparan program di desa setempat, Selasa (28/7/2026).
Luthfi, selaku koordinator kelompok, menjelaskan untuk program kerja kelompok pihaknya bersama masyarakat akan fokus membangun Desa Waymuli agar lebih bersih dan mendukung program “Desa Helau” yang dicanangkan Bupati Lampung Selatan.
“Untuk program kerja mandiri beranggotakan 8 orang. Setiap orang memiliki program kerjanya masing-masing. Kami akan bersinergi dengan masyarakat,” ujar Luthfi.
Ia menambahkan, kelompoknya juga memiliki program khusus untuk anak-anak SD. Ada dua program utama. “Program pertama, belajar berbahasa Inggris. Karena studi kami dari Sastra Bahasa Inggris khususnya. Kami ingin mengenalkan kosakata bahasa Inggris agar kedepannya anak-anak tertarik berbahasa Inggris,” jelasnya.
“Untuk di SD 2 kami mengajarkan pendekatan psikologi, seperti mengenali diri, mengenali emosi, dan kami mengajarkan anak anti bullying. Untuk anak berkebutuhan khusus, karena di kelompok kami juga ada yang studi Pendidikan Luar Biasa, jadi kami juga akan mengajarkan ADL atau toilet training,” lanjutnya.
Sementara itu, Anisa, salah satu mahasiswi, menyampaikan pihaknya sangat mendukung program Desa Helau karena merupakan program yang bagus. Bentuk kontribusinya adalah dengan melakukan pengecatan sebelum peringatan 17 Agustus.
“Kita kan kalau melihat indah di mata, nyaman di mata, otomatis bagaimana pun kita menjadi nyaman. Untuk itu kami akan berusaha melakukan perbaikan, baik dari pengecatan plang-plang yang telah buram atau pun yang lainnya agar terlihat indah, bersih, dan nyaman,” terang Anisa.
Ia juga menambahkan tujuan dari perbaikan fasilitas tersebut salah satunya untuk meningkatkan literasi masyarakat. “Baik plang yang sudah buram akan kami perbaiki. Tujuannya kan salah satunya untuk literasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Waymuli Induk, Suryana, menyampaikan apresiasi atas program yang telah dipaparkan para mahasiswa UML. “Kami sangat mengapresiasi program-program yang disampaikan adik-adik mahasiswa. Saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar turut membantu dan memanfaatkan ilmu yang diajarkan para mahasiswa KKN ini sebaik-baiknya,” kata Suryana.
Diketahui, saat ini ada dua universitas yang sedang melaksanakan KKN di Desa Waymuli. Yakni Universitas Lampung (Unila) berjumlah 6 orang sejak tanggal 10 Juli, dan Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) yang baru tiba pada tanggal 23 Juli lalu. (Gus)


















